Black Panther Akan Bawa Bintang Captain America: Civil War

Black Panther akan segera mulai lakukan syuting dan kabarnya, bintang di film Captain America: Civil War, Martin Freeman juga akan bergabung.

Meskipun Steve Rogers adalah karakter utama di Captain America: Civil War, blockbuster yang rilis tahun 2016 terseut menampilkan hampir semua superhero MCU.Black Panther adalah salah satu dari superhero Marvel yang penting. Kini, setelah debutnya togel singapura yang kuat, dia bersiap-siap untuk memimpin film sendiri tahun depan. Sebagian besar karakter Black Panther yang telah diumumkan sejauh ini yang tergolong pendatang baru di Marvel Cinematic Universe, salah satu dari beberapa tokoh yang sudah familiar dan yang akan dilihat adalah Martin Freeman, pemeran Everett Ross.

Black Panther Mulai Lakukan Syuting

Black Panther baru-baru ini sudah memulai fotografi utama di Pinewood Studios di Atlanta, Georgia, dan ada beberapa foto yang menunjukkan Martin Freeman sedang melakukan aksi. Sebelumnya, sudah cukup lama bahwa Freeman dikabarkan akan mengambil peran di film Black Panther. Tentu saja, kita akan melihat dia, meskipun bagaimana persisnya peran yang akan ia lakukan, hal tersebut akan segera terungkap. Chadwick Boseman, Danai Gurira dan Lupita Nyong’o juga terlihat, dan beberapa aktor dari film United Nations juga dikabarkan telah berada di lokasi syuting.

Martin Freeman yang memerankan Everett Ross muncul di Captain America: Civil Warr sebagai Komandan Wakil Satgas Gabungan Kontra Pusat Teroris, dan ia menjawab dengan Sekretaris U.S dari Negeri Thaddeus Ross. Tujuan utama dalam film itu mengawasi penangkapan dan interogasi dari Bucky Barnes, yang telah dijebak untuk pembunuhan T’Chaka, raja Wakanda.

Namun, setelah Helmut Zemo ditetapkan sebagai pelaku yang sebenarnyar, Ross tidak punya masalah untuk mengejek antagonis utama dari Civil War saat ia dipenjarakan. Siapa pun yang akrab dengan pengetahuan Black Panther dari komik, tahu bahwa Ross memiliki sejarah dengan T’Challa dari sewaktu di Departemen Luar Negeri, akhirnya menjadi salah satu pakar utama Amerika Serikat di Wakanda.

Mengingat bahwa mereka bertemu di Captain America: Civil War dalam keadaan yang sulit, Ross dan T’Challa mungkin tidak selalu bersikap ramah dengan satu sama lain pada awalnya di Black Panther, tapi mudah-mudahan Ross akan berubah sekaligus membuktikan bahwa dirinya akan menjadi sekutu yang berharga untuk sang pahlawan pada akhirnya.

Aktor lain di Black Panther

Selain Martin Freeman dan Chadwick Boseman, Black Panther telah menghadirkan dan melakukan kasting dengan para pemain yang luar biasa selama enam bulan terakhir. Diantara mereka adalah Michael B. Jordan sebagai Erik Killonger, Danai Gurira sebagai Okoye, Lupita Nyong’o sebagai Nakia, Forest Whitaker sebagai Zuri, Winston Duke sebagai M’Baku / Man-Ape, Angela Bassett sebagai Ramonda, Daniel Kaluuya sebagai W’Kabi , Sterling K. Brown sebagai N’Jobu dan Florence Kasumba sebagai Ayo.

Hal ini juga layak disebutkan bahwa Avengers: Age of Ultron memperkenalkan Ulysses Klaue, yang merupakan salah satu musuh yang paling berbahaya bagi Black Panther di komik (di mana dia dikenal sebagai Klaw), tapi belum ada kata resmi apakah Andy Serkis akan menjadi Klaue di Black Panther atau film Marvel masa depan lainnya.

Yang pasti dan perlu dicatat adalah tanggal rilis dari film ini. Black Panther rencananya akan mulai hadir ke bioskop online pada tanggal 16 Februari 2018. Tentunya, sudah cukup banyak yang menantikan film solo Black Panther ini. Apalagi sudah ada bocoran jika Martin Freeman dan beberapa pemain lainnya juga akan ikut bergabung. Jika Anda penggemar superhero Marvel, jangan lewatkan yang satu ini.

Alasan Kenapa Vulture Bukan Supervillain yang Biasa

Vulture, si manusia burung yang menjadi musuh utama di film Spider-Man: Homecoming bukanlah karakter supervillain yang biasa karena beberapa alasan berikut.

Spider-Man: Homecoming terus mendapatkan perhatian dari para fans. Bukan hanya dari sisi pemerannya yang baru, ceritanya  yang lebih segar dan kostumnya yang lebih keren melainkan juga karena musuh utamanya yang bernama Vulture yang ternyata bukan supervillain biasa. Hal ini diungkapkan oleh Michael Keaton yang memerankan karakter Vulture. Ia memiliki pandangan tersendiri kenapa Vulture akan membuat film Spider-Man: Homecoming begitu menarik seperti harapan para fans togel singapura.

Vulture Bukan Penjahat Biasa

Bukanlah sesuatu yang baru untuk mengatakan bahwa MCU sedikit memiliki masalah untuk menciptakan para villain atau penjahat. Memang benar Marvel selalu mengesankan dalam menciptakan film superhero. Namun, bukan rahasia lagi jika penciptaan para penjahat di film Marvel masih kurang ‘greget’ sehingga terkesan terlalu mudah untuk dikalahkan. Hal yang sama juga bisa saja terjadi pada film terbaru Spider-Man: Homecoming.

Bagaimana tidak? Anda tentunya tidak akan berpikir jika karakter seperti Vulture, seorang pria tua yang mengenakan kostum burung yang akan dikalahkan oleh anak remaja berusia 15 tahun, akan menjadi sesuatu yang menarik dan membuat film tersebut menegangkan. Tapi jangan salah, di tangan seseorang seperti Michael Keaton, itu bisa saja terjadi dan mungkin. Keaton perlahan-lahan telah membocorkan perannya dalam Spider-Man: Homecoming yang sangat dinantikan di tahun 2017 ini.

Dia juga mengatakan jika ia mengambil karakter Vulture dan tidak akan membuat Vulture sebagai penjahat yang biasa-biasa saja. Ini seperti janjinya di film besar Michael Keaton berikutnya yakni The Founder yang menceritakan kisah nyata tentang bagaimana Ray Kroc kemudian menciptakan kerajaan bisnis makanan cepat saji McDonald.  Keaton juga mengatakan jika karakter-karakter yang ia mainkan selalu memiliki semacam hal yang ia sukai termasuk untuk karakter Vulture.

Menurutnya, Vulture karakter yang menarik. Ia adalah penjahat yang sudah untuk digambarkan. Bahkan, Keaton berpikir jika Vulture bisa lebih menarik dari apa yang ia bayangkan. Hal ini ia ungkapkan karena bisa jadi ia juga memiliki ketertarikan di dalam karakter yang dimiliki oleh Vulture sehingga nantinya dapat memerankan dengan lebih maksimal. Kita tentu akan melihatnya saat film tersebut dirilis.

Vulture Digarap Dengan Benar

Penjahat terbaik selalu dibuat dengan sudut pandang yang unik dan menarik atau tidak biasa. Jadi, mudah-mudahan saja ini pertanda yang baik bahwa Vulture akan digarap ke arah yang benar. Berbagai pertarungan antara Spider-Man dan Vulture harus digarap se-epik mungkin. Namun, tetap saja jika Vulture adalah karakter yang sulit dipahami secara detail.

Penjahat Vulture bisa saja benar-benar terlihat konyol di permukaan. Meskipun sudah ada puluhan gambaran yang berbeda dari karakter Vukture, karakter yang mendasari bahwa dia adalah seorang pria yang bertingkah brilian akan mengacaukan dan mengambil alih apa yang ia inginkan. Dia kemudian bersumpah untuk membalas dendam dan ternyata ia melakukan kejahatan dengan mengenakan kostum burung hijau.

Informasi mengenai Vulture memang masih terbatas. Namun, Vulture yang diangkat ke layar lebar oleh MCU bisa menjadi musuh yang tidak biasa jika digarap dengan baik. Hanya dengan melihat dan menilai dari trailer saja, Anda bisa melihat jika Vulture tidak hanya terlihat lebih mengesankan, tetapi juga dia karakter yang selalu mengancam. Ini adalah sesuatu yang dapat membanggakan dari versi komiknya.

Selain itu, Vulture juga tipe penjahat yang mau dan bisa melakukan hal apapun. Paling tidak, ini gambaran awal tentang Vulture yang akan terlihat lebih hidup di film Spider-Man: Homecoming yang mulai berayun di nonton bioskop online kesayangan Anda pada tanggal 7 Juli 2017. Catat tanggal rilisnya!

Kurang ‘Greget’, Film Logan 2017 Targetkan Rating – R

Film Logan dijanjikan akan lebih ‘greget’ dengan target mendapatkan rating R sehingga berbagai aksi kekerasan yang seharusnya dimiliki mutan, dapat ditampilkan.

Selama ini, Hugh Jackman yang memerankan karakter Wolverine telah memiliki banyak pengalaman untuk bermain di film X-Men seri film selama 16 tahun terakhir. Namun, rasanya seperti ada yang kurang ‘greget’ dengan karakternya yang tidak pernah mencapai potensi yang penuh. Hal ini dikarenakan kendala dari rating PG-13 yang terbatas dan membatasi segala bentuk kekerasan dan kebiadaban mutan. Padahal seharusnya, film X-Men atau Logan bisa memainkan penuh sebagai orang yang bercakar.

Jackman Korbankan Gaji Untuk Dapatkan Rating – R

Sepertinya, Jackman juga merasakan hal yang sama karena perannya sangat terbatas. Untungnya, Logan tahun ini akan diluruskan apalagi kali ini adalah film terakhir Jackman sebagai Wolverine. Itulah sebabnya ia ingin memastikan spin-off tersebut mendapatkan rating R. Dalam rangka untuk melakukan itu, Jackman dikabarkan harus mengambil pemotongan gaji bursa togel. Entah benar atau tidak dengan pemotongan gaji tersebut, yang jelas rating R menjadi targetnya.

Reporter Ain’t it Cool, Eric Vespe beberapa waktu lalu telah memposting tulisan di Twitter bahwa ia mendengar dari sutradara James Mangold bahwa Hugh Jackman “mengambil pemotongan gaji” untuk memastikan bahwa Logan mendapatkan rating R. Pada titik ini dalam karirnya, Jackman tentu tidak ingin mengorbankan segalanya tapi ini dilakukan dalam rangka untuk memastikan karakter dia selama bertahun-tahun yang ingin ia puaskan sepenuhnya. Itulah kenapa untuk penampilan terakhir ini, ia harus menerima sedikit uang untuk penampilannya.

Pertanyaannya adalah rating R ini akan membantu rating dan mendongkrak Logan menjadi yang nomor satu di Box Office? Belum pasti tapi dengan membuat Logan berating R, yang berarti tidak banyak penonton yang lebih muda (anak-anak) yang akan dapat melihat film tersebut di bioskop, yang kemudian bisa disimpulkan jika akan lebih sedikit penonton atau film akan membuat lebih sedikit uang.

Hanya saja bukan jaminan jika penonton muda tidak menonton kemudian perolehan pendapatan film turun sebagaimana dibuktikan oleh keberhasilan Deadpool ini. Jika gaji Jackman lebih kecil, maka 20th Century Fox dapat menghabiskan sebagian dari uang yang awalnya dialokasikan untuknya pada anggaran produksi sebagai tindakan yang sebaliknya dan seharusnya dilakukan, yang kemudian berarti bahwa Jackman, Mangold dan sisanya dari para pemain dan kru memiliki lebih banyak kebebasan untuk membuat film dengan cara mereka sendiri yang mereka ingin daripada membuat versi yang kurang ‘greget’.

Logan 2017 Lebih Mengerikan?

Jika kabar di atas dibenarkan, maka bisa jadi film Logan atau X-Men 2017 ini akan lebih mengerikan daripada sebelumnya. Ya, meskipun Hugh Jackman tidak akan mengumpulkan uang sebanyak yang ia harus dapatkan di beberapa film X-Men sebelumnya, kali ini dia bisa dengan tenang mengetahui bahwa Logan pasti akan mendapatkan rating R. Hanya saja, kita tidak akan tahu sepenuhnya dengan konten kekerasan seperti apa yang akan ditayangkan sampai film tersebut diputar di bioskop atau trailer-nya dirilis.

Trailer internasional Logan memang menunjukkan mutan yang mengerikan dengan mengeluarkan cakarnya ke kepala musuh. Dibandingkan dengan film Wolverine sebelumnya, cukup bisa mengatakan jika film Logan akan menjadi film bioskop yang lebih ganas. Apalagi ditambah dengan synopsis yang sudah diketahui dimana film mengambil tempat di masa depan dan Logan mengalami masa paling menyedihkan dalam hidupnya.

Belum lagi tentang kemampuan menyembuhkan dirinya yang mulai melemah. Yah, semua akan dapat disaksikan ketika Logan mulai muncul di layar lebar yang akan dirilis pada tanggal 3 Maret 2017. Jadi, jika selama ini Anda menganggap X-Men kurang ‘greget’, bisa jadi di film ini semua akan terbayar mengingat Jackman juga sudah mengorbankan banyak hal. Bisa jadi.

Hangout di Bioskop! Sebuah Film Garapan Raditya Dika

film hangout merupakan salah satu film baru Raditya Dika yang keluar dari jalur jomblo, galau, jatuh cinta dan move on yang seringkali dibahas oleh Raditya Dika

Raditya Dika merupakan seorang komedian ataupun komika yang berhasil menggarap film sekaligus mengeluarkan banyak buku yang difilmkan di beberapa tahun terakhir. Film-film yang diluncurkan oleh Raditya Dika berkisah tentang cinta seorang jomblo dan kegalauan yang menyertainya serta kegagalan untuk bisa move on yang seringkali dijadikan bahan utama ataupun topik pembicaraan yang utama. Memang kali ini di film hangout ada beberapa hal yang berbeda di mana Raditya Dika berhasil untuk merubah skema dan stigma orang-orang terhadap dirinya dan ada satu kata lagi yang berhasil diciptakan di dalam sebuah topik cinta yaitu pembunuhan. Bagaimana kisah film hangout ini? Yang pasti akan berbeda dengan film Raditya Dika sebelumnya.

Hangout bukan Zona Nyaman Raditya Dika

Meskipun berhasil keluar dari zona nyaman nya hangout bukanlah sebuah film percobaan atau yang abal-abal. inilah sebuah film dimana Raditya Dika mendapatkan undangan dari sebuah perusahaan yang mana Dirinya harus datang ke sebuah vila yang berada di kawasan terpencil untuk membahas sebuah proyek besar mengenai layar lebar dan hal-hal lainnya yang berbau bisnis. Ternyata si pengusaha yang memiliki perusahaan tersebut tidak main-main bahkan mengantarkan Raditya Dika ke pulau tersebut dengan menggunakan kapal pesiar dan diberikan uang muka sebesar 50 juta Rupiah. Tentu saja Raditya Dika sangat senang dan menyangka bahwa proyek taruhan judi bola ini adalah proyek yang sangat menjanjikan dimana banyak bintang hebat ikut terlibat.

Beberapa pemain seperti Mathias mucus Soleh Solihun Prilly Latuconsina Titi Kamal dunia kanyadewi Gading Martin sudah Saputra dan lain-lain melakukan jamuan makan malam dan semuanya terlihat baik-baik saja. Sampai akhirnya Mathias mucus tewas dan diduga karena keracunan makanan yang sudah dimakannya setelah itu beberapa jam setelah mathias mucus meninggal dunia, Prilly Latuconsina terperosok dan jatuh dari tebing kemudian meninggal juga. Alur seperti mudah ditebak dimana satu demi satu pemain yang terlibat kemudian meninggal dunia ataupun tewas akibat beberapa hal yang tidak ditebak sebelumnya. Belum ditemukan dan tidak dapat ditebak siapa sebenarnya para pembunuh ataupun pembunuh yang berani membabat habis para bintang film yang ada di ibukota.

Lelucon dan Candaan Film hangout

Meskipun ini merupakan film yang mengisahkan tentang pembunuhan tetapi khasnya Raditya Dika tetap ada. Beberapa lelucon dan candaan berhasil mencairkan suasana yang sedang terbang ataupun sedang berada dalam kekalutan akibat adanya yang tewas atau buat menjadi korban. Beberapa media sosial dan acara dijadikan sebagai bahan candaan untuk menjadikan bahwa zaman mereka merupakan zaman beberapa ikon acara dan media sosial menjadi Jaya. Film ini memang memiliki akhir yang cukup membuat para penonton segar karena ada beberapa hal yang tidak terduga kemudian muncul dan mendominasi penayangan beberapa adegan dan dialog. Seperti kejutan atau twist di akhir cerita.

Produser dari film Hangout adalah Gope t samtani dan disutradarai langsung oleh Raditya Dika. Produksi rapi film Cikini ditayangkan selama 1 jam 41 menit dan memberikan banyak sekali hiburan serta memasukkan para penontonnya di dalam beberapa adegan dasi enzim yang memunculkan adegan pembunuhan ataupun penyandraan. Jika penasaran maka bisa langsung tonton film hangout ini karena masih beredar di bioskop. Bagaimanapun juga ini merupakan sebuah gebrakan baru oleh Raditya Dika di mana Dirinya mencoba untuk keluar dari jalur yang biasa dia lakukan yaitu Comedy ataupun lawakan dan langsung menyantuni sebuah film togel jitu dengan gender yang cukup berbeda.