Alasan Kenapa Vulture Bukan Supervillain yang Biasa

Vulture, si manusia burung yang menjadi musuh utama di film Spider-Man: Homecoming bukanlah karakter supervillain yang biasa karena beberapa alasan berikut.

Spider-Man: Homecoming terus mendapatkan perhatian dari para fans. Bukan hanya dari sisi pemerannya yang baru, ceritanya  yang lebih segar dan kostumnya yang lebih keren melainkan juga karena musuh utamanya yang bernama Vulture yang ternyata bukan supervillain biasa. Hal ini diungkapkan oleh Michael Keaton yang memerankan karakter Vulture. Ia memiliki pandangan tersendiri kenapa Vulture akan membuat film Spider-Man: Homecoming begitu menarik seperti harapan para fans togel singapura.

Vulture Bukan Penjahat Biasa

Bukanlah sesuatu yang baru untuk mengatakan bahwa MCU sedikit memiliki masalah untuk menciptakan para villain atau penjahat. Memang benar Marvel selalu mengesankan dalam menciptakan film superhero. Namun, bukan rahasia lagi jika penciptaan para penjahat di film Marvel masih kurang ‘greget’ sehingga terkesan terlalu mudah untuk dikalahkan. Hal yang sama juga bisa saja terjadi pada film terbaru Spider-Man: Homecoming.

Bagaimana tidak? Anda tentunya tidak akan berpikir jika karakter seperti Vulture, seorang pria tua yang mengenakan kostum burung yang akan dikalahkan oleh anak remaja berusia 15 tahun, akan menjadi sesuatu yang menarik dan membuat film tersebut menegangkan. Tapi jangan salah, di tangan seseorang seperti Michael Keaton, itu bisa saja terjadi dan mungkin. Keaton perlahan-lahan telah membocorkan perannya dalam Spider-Man: Homecoming yang sangat dinantikan di tahun 2017 ini.

Dia juga mengatakan jika ia mengambil karakter Vulture dan tidak akan membuat Vulture sebagai penjahat yang biasa-biasa saja. Ini seperti janjinya di film besar Michael Keaton berikutnya yakni The Founder yang menceritakan kisah nyata tentang bagaimana Ray Kroc kemudian menciptakan kerajaan bisnis makanan cepat saji McDonald.  Keaton juga mengatakan jika karakter-karakter yang ia mainkan selalu memiliki semacam hal yang ia sukai termasuk untuk karakter Vulture.

Menurutnya, Vulture karakter yang menarik. Ia adalah penjahat yang sudah untuk digambarkan. Bahkan, Keaton berpikir jika Vulture bisa lebih menarik dari apa yang ia bayangkan. Hal ini ia ungkapkan karena bisa jadi ia juga memiliki ketertarikan di dalam karakter yang dimiliki oleh Vulture sehingga nantinya dapat memerankan dengan lebih maksimal. Kita tentu akan melihatnya saat film tersebut dirilis.

Vulture Digarap Dengan Benar

Penjahat terbaik selalu dibuat dengan sudut pandang yang unik dan menarik atau tidak biasa. Jadi, mudah-mudahan saja ini pertanda yang baik bahwa Vulture akan digarap ke arah yang benar. Berbagai pertarungan antara Spider-Man dan Vulture harus digarap se-epik mungkin. Namun, tetap saja jika Vulture adalah karakter yang sulit dipahami secara detail.

Penjahat Vulture bisa saja benar-benar terlihat konyol di permukaan. Meskipun sudah ada puluhan gambaran yang berbeda dari karakter Vukture, karakter yang mendasari bahwa dia adalah seorang pria yang bertingkah brilian akan mengacaukan dan mengambil alih apa yang ia inginkan. Dia kemudian bersumpah untuk membalas dendam dan ternyata ia melakukan kejahatan dengan mengenakan kostum burung hijau.

Informasi mengenai Vulture memang masih terbatas. Namun, Vulture yang diangkat ke layar lebar oleh MCU bisa menjadi musuh yang tidak biasa jika digarap dengan baik. Hanya dengan melihat dan menilai dari trailer saja, Anda bisa melihat jika Vulture tidak hanya terlihat lebih mengesankan, tetapi juga dia karakter yang selalu mengancam. Ini adalah sesuatu yang dapat membanggakan dari versi komiknya.

Selain itu, Vulture juga tipe penjahat yang mau dan bisa melakukan hal apapun. Paling tidak, ini gambaran awal tentang Vulture yang akan terlihat lebih hidup di film Spider-Man: Homecoming yang mulai berayun di nonton bioskop online kesayangan Anda pada tanggal 7 Juli 2017. Catat tanggal rilisnya!